Reses Blusukan Sri Laelasari di Desa Padarek


KUNINGAN (KN),- Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sri Laelasari pada hari ketiga Reses Masa Sidang Caturwulan Pertama 2021, melakukan blusukan di Desa Padarek, Kecamatan Kuningan, Kamis (9/12/2021).

Baca juga : 
https://www.kamangkaranews.com/2021/12/reses-hari-pertama-sri-laelasari-terima.html
 
“Hari ini saya berkeliling jalan kaki menyapa warga Desa Padarek untuk mengetahui kondisi pembangunan infrastruktur sekaligus menerima aspirasi dari warga masyarakat,” kata Sri kepada kamangkaranews.com, Kamis (9/12/2021).

Aspirasi dari warga masyarakat Desa Padarek, imbuh Sri, selanjutnya akan dikoordinasikan dengan dinas terkait.
 
Dikatakan, di Desa Padarek ia menemukan drainase (sistem saluran air) yang airnya tersendat karena terdampak dari pembangunan jalan baru Sampora-Ancaran.
 
“Saya berharap dinas terkait bisa mengontrol serta memperbaiki drainase tersebut,” katanya.
 
Termasuk jembatan penghubung Desa Padarek-Kedungarum harus dilebarkan karena dijadikan tempat pembuangan sampah, sehingga aliran sungai terganggu.
 
“Saya melihat banyak sampah di aliran sungai. Ini terkait dengan kesadaran warga masyarakat yang kurang disiplin membuang sampah sembarangan, apalagi di musim hujan, bisa menyebabkan sungai banjir,” katanya.
 
Dengan adanya pembangunan jalan baru, ia berharap, para kepala desa agar melakukan sosialisasi kepada warga untuk menjaga keamanan dan kebersihan, terutama disiplin membuang sampah harus pada tempatnya.
 
“Di ruas jalan baru banyak sampah berserakan,” katanya.
 
Ia mengakui, pembangunan jalan poros desa dinilai sudah bagus, meskipun ada beberapa titik yang perlu lebih ditingkatkan kualitasnya.

Selain itu pula, ia meninjau pembangunan Mushola yang mendapatkan bantuan dari dirinya dan sudah hampir selesai 90 persen.
 
Mengenai UMKM, menurutnya termasuk standar dan perlu terus dipertahankan agar roda perekonomian warga tidak terpuruk.   


Ditanya kenapa Reses hari ketiga ke Desa Paderek secara blusukan, Sri menuturkan, setelah menerima aspirasi dari warga, ia memberikan bantuan semen untuk perbaikan bangunan Mushola dan jalan lingkungan maupun gang.
 
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.
 
Ia menjelaskan kilas balik Reses tahun kemarin ke Desa Cirukem, Kecamatan Garawangi, di desa itu hanya ada satu Penerangan Jalan Umum (PJU) di depan kantor Desa Cirukem.
 
Hal yang sama ketika Reses sebelumnya di Desa Pinara, Kecamatan Ciniru, di sana pun hanya ada satu PJU di depan kantor Desa Pinara dalam kondisi rusak, kemudian ia koordinasikan dengaan Dinas Perhubungan.
 
“Alhamdulillah Dinas Perhubungan tanggap dan PJU itu langsung diperbaiki,” katanya.
 
Termasuk di wilayah perkotaan, banyak PJU yang kurang terang agar segera diperbaiki dan ia pun memahami kalau perbaikan PJU oleh Dinas Perhubungan tahun sekarang terkendala karena anggaran yang minim.
 
Pewarta : deha

Diberdayakan oleh Blogger.