Job Fair 2026 di GOR Ewangga, 40 Perusahaan Sediakan Lowongan Kerja 12 Ribu


KUNINGAN,- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan, untuk kesekian kalinya akan kembali menggelar Job Fair (Bursa Kerja) bekerja sama dengan BKK Bursa Kerja pada 15 Juli 2026 di GOR Ewangga.

Kepala Disnakertrans, Toto Toharuddin, melalui Kepala Bidang Pengembangan, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi (PPKKT), Yanto Chrisdianto, menyebutkan, Job Fair 2026 menghadirkan 40 perusahaan lokal, nasional dan penempatan ke luar negeri dengan jumlah lowongan kerja 12.000.

"Job Fair merupakan kegiatan untuk mempertemukan antara perusahaan dan pencari kerja. Mudah-mudahan setelah adanya Job Fair 2026 jumlah calon tenaga kerja yang terserap di 40 bisa 60-70 persen bahkan lebih," sebutnya kepada kamangkaranews.com, Jumat (12/6/2026).

Penempatan tenaga kerja di 40 perusahaan berada di Kabupaten Kuningan, Brebes, Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi (Jabodetabek), termasuk penempatan ke di luar negeri yaitu negara-negara di Asia Pasifik dan Eropa. 

Kepada warga masyarakat, khususnya pencari kerja, ia berharap ketika nanti ada job fair harus dimanfaatkan sebaik-baiknya karena zaman sekarang bukan waktunya untuk manja ingin serba instan tetapi jika ingin hidup sukses mulailah dengan keinginan untuk bekerja dan kerja keras dalam meraih cita-cita. 

"Kalau informasi lowongan kerja yang ada di medsos agar masyarakat berhati hati dalam menyikapinya, karena terkadang suka dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi konsisten mendukung program kerja Bupati Kuningan mewujudkan visi Kuningan Melesat untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat memfasilitasi penyediaan lapangan pekerjaan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. 

"Dengan memiliki pekerjaan, seseorang akan memiliki pendapatan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi hidupnya," katanya. 

Perbandingan jumlah permintaan kartu kuning antara 2025 dengan 2026 bersifat flat sesuai jumlah angkatan kerja yang lulus dari sekolah yaitu 13.000-14.000 per tahun.

Sementara itu, Ketua Forum BKK (Bursa Kerja Khusus) Kabupaten Kuningan, Tata Tagor, mengatakan, hampir rata-rata di setiap sekolah 100 persen lulusannya disalurkan masuk dunia kerja, wirausaha dan melanjutkan pendidikan. 

Lebih lanjut ia menerangkan, BKK berkomitmen, setelah anak lulus sekolah harus bekerja, wirausaha atau melanjutkan pendidikan. 

"Penyerapan tenaga kerja lebih banyak di dalam negeri kalau luar negeri 10-20 persen," katanya. 

Pewarta: deha.

Diberdayakan oleh Blogger.