Dekat Jembatan RSUD 45 Kuningan, Kuntilanak Hingga Biawak Gaib
KUNINGAN (KN),- Jembatan yang menghubungkan area parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kabupaten Kuningan dengan jalan Puspa Lubis, Sawahwaru, Kelurahan Kuningan sejak pembangunannya pada 2 September 2019, hingga kini masih menyimpan kejadian mistis di luar nalar manusia.
Jembatan yang panjangnya 60 meter, lebar 4,5 meter dengan kedalaman kurang sekira 10 meter menghabiskan biaya pembangunan Rp2. 816.761.000, diresmikan Bupati Kuningan, Acep Purnama, 11 November 2020, bertujuan untuk mengurangi kemacetan di jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan rumah sakit.
Ketika mulai dibangun, penyangga jembatan beberapa kali roboh. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat Sawahwaru, terhentinya pembangunan jembatan karena ada permintaan dari penghuni gaib di jurang berupa tumbal 18 kepala manusia.
"Saya pernah mendengar cerita para pekerja proyek disini, kata mereka berdasarkan penerawangan paranormal bahwa penghuni gaib jurang meminta wadal (tumbal, red) 18 kepala manusia,”kata Wiwi warga Sawahwaru, sebagaimana diberitakan Sabtu (6/7/2019).
Masih kata dia, baru satu bulan tiang dudukan jembatan selesai dikerjakan, bulan berikutnya amblas, mungkin karena penghuni jurang marah. Namun kerusakan itu sudah diperbaiki.
Terpisah, pengakuan warga Kelurahan Citangtu yang sekarang berdomisili di Blok Liang Panas, Desa Cibinuang, Mukit, menceritakan pengalamannya kepada kamangkaranews.com, Kamis (26/2/2026).
Dikatakan, seminggu sebelum bulan puasa pada tengah malam ia dari Kuningan ke Citangtu bermaksud menengok saudara, mengendarai sepeda motor melewati jalan Puspa Lubis. Tepat di depan jembatan ia melihat sosok perempuan memakai baju putih berambut panjang sedang duduk di dahan pohon dekat jembatan.
"Kalau tidak salah waktu malam Jumat saya pun gemetar karena takut, seketika saya memacu sepeda motor dan hampir terjatuh," katanya.
Untuk menegaskan cerita tersebut, kamangkaranews.com mendatangi rumah Ma Ucih (67) yang berada di seberang jembatan itu.
"Dulu sebelum ada jembatan pernah melihat dari jendela rumah yaitu pocong terbang di atas jurang," kata Ma Ucih yang terbiasa tidur mulai tengah malam menjelang subuh," katanya.
Lain halnya dengan warga Sawahwaru, Toto Kuro, mengatakan, jika ada orang yang pernah melihat sosok perempuan pakai baju putih berambut panjang dekat jembatan RSUD 45 sangat wajar karena di lokasi itu memang angker.
Tidak jauh dari jembatan, tepatnya sebelah kiri sekira 10 meter terdapat lobang kecil yang konon dihuni biawak goib yang dipimpin sang ratu.
Biawak gaib tersebut pernah menghebohkan masyarakat. Beberapa tahun lalu, ada warga Awirarangan setelah menangkap satu ekor biawak kemudian dimasak dan dimakan, hanya beberapa jam orang itu pun meninggal dunia.
"Biawak yang ditangkap itu adalah salah satu prajurit dari kerajaan biawak dan saya pernah melihat sang ratunya dengan ciri-ciri di kepalanya ada tanda mirip mahkota," kata Toto yang punya kelebihan indera keenam itu.
Jjika suatu waktu kebelet buang air kecil dan terpaksa harus kencing di pinggir jalan, sebaiknya bicara minta izin meskipun tidak ada siapa-siapa karena mkhluk gaib bisa berada di pohon, batu maupun benda lainnya.
Kejadian mistis dekat jembatan RSUD 45 Kuningan, mau dipercaya atau pun tidak terserah pribadi masing-masing. Apalagi di zaman modern dengan kemajuan teknologi begitu cepat terkadang manusia menjadi sombong tidak mengakui adanya alam ghoib.
ALLAH SWT selain menciptakan alam nyata (dunia) juga alam gaib. Itu terdapat dalam Kitab Suci Al-Qur’an, diantaranya QS Al-Baqarah : 33 berbunyi “Sesungguhnya Aku mengetahui segala yang ghoib di langit dan di bumi dan Aku mengetahui apa yang kalian tampakkan dan apa yang kalian sembunyikan”.
Atau QS Adz Dzariyat ayat 56, Allah berfirman, “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku”. Dari ayat tersebut sudah jelas bahwa jin bukanlah sekedar mitos atau sesuatu yang diragukan keberadaannya.
Perlu diingat, percaya kepada Kitab Allah (Al-Qur’an) adalah Rukun Iman Ketiga. Jika orang Islam tidak percaya kepada Al-Qur’an berarti perlu dipertanyakan keislamannya.
Al-Qur’an sebagai Kitab Suci Umat Islam dan sumber rujukan utama membahas berbagai hal dalam kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat. Al-Qur’an juga sarat dengan penjelasan ilmu pengetahuan.
"Salah satu pengetahuan yang diterangkan Al-Qur’an ialah makhluk halus, baik malaikat, jin, hingga setan,” kata Toto menutup pembicaraan.
Pewarta: deha.



Post a Comment