Yanuar Prihatin Berikan Rumus Dahsyat kepada Puluhan Calon Kades


KUNINGAN (KN),- Motivator Cahaya Sekolah Kehidupan (CSK) Yanuar Prihatin, memberikan motivasi dan rumus rahasia kepada puluhan calon kades (kepala desa) di Hotel Ayong, Linggarjati Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (6/11/2021).
 
Kepada kamangkaranews.com, Yanuar mengatakan, acara tersebut dibuka oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, secara zoom meeting.
 
“Alhamdulillah di tengah kesibukannya, Pak Abdul Halim Iskandar berkenan membuka sekaligus memberikan informasi dan support kepada para calon kades pada Pilkades Serentak 28 November 2021 di 78 desa 29 kecamatan,” katanya.
 
Lebih lanjut dijelaskan, workshop ini diselenggarakan selama dua hari hingga besok agar para peserta yang terdiri dari para calon kades dan tim suksesnya betul-betul memahami materi yang ia sampaikan.
 
“Menang pilkades itu kuncinya satu yaitu menggunakan kemampuan dan potensi yang ada di dalam diri sendiri. Jika sudah mengetahui potensinya maka ketika ada hambatan akan tahu bagaimana menyelesaikannya,” kata Yanuar.
 
Ditanya mulai kapan menjadi motivator, ia menjelaskan sejak masih mahasiswa, kemudian dikembangkan lagi dan terus belajar ilmunya dari para trainer (pelatih) yang lain.
 
Menurut Yanuar yang juga anggota DPR RI Fraksi PKB dari Dapil Jabar 10 (Kuningan, Ciamis, Banjar, Pangandaran) menyelenggarakan workshop hampir di seluruh provinsi di Indonesia, kecuali Provinsi Papua dan Papua Barat.
 
“Memberikan motivasi khusus untuk para calon kades sudah 6 kali di Kabupaten Kuningan dan Ciamis. Kalau di tempat lain biasanya menjelang pileg dan pilkada,” katanya.
 
Yanuar mengungkapkan, semua peserta yang mengikuti workshop motivasi dimana pun tempatnya, apakah calon kepala desa, calon kepala daerah dan calon anggota legislatif, mereka bisa mendapatkan sisi lain dari proses pemenangan yang bisa diraih.
 
Karena selama ini mindsetnya (pola pikir) berpegang kepada kekuatan-kekuatan luar (uang, logistik, alat peraga kampanye). Itu boleh saja, namun jangan lupa ada kekuatan yang mengendalikan di dalam diri calon.
 
“Masyarakat atau calon pemilih dan saksi bisa nyaman dengan pribadi calon dan calon pun bisa terbuka,” katanya.
 
Karena pada dasarnya, imbuh Yanuar, yang menentukan apakah pencalonan itu bisa dilanjutkan atau tidak, tergantung pola pikir dari calon itu sendiri.
 
Disebutkan, tingkat keberhasilan para calon kades di Kabupaten Kuningan setelah mengikuti worshop motivasi periode lalu angkatan pertama hampir 60 persen lolos dan berhasil menjadi kepala desa.
 
Dicontohkan, Kades Karangkamulyan, Kecamatan Ciawigebang, berhasil menjadi kepala desa setelah mengikuti workshop angkatan pertama.
 
“Padahal biaya yang dikeluarkan pada saat pencalonan relatif sedikit, bahkan ia hanya menjual sepeda motornya tapi berhasil menjadi kepala desa karena sudah tahu ilmunya setelah mengikuti workshop motivasi seperti sekarang ini,” katanya.
 
Ia berharap kepada para peserta yang mengikuti workshop motivasi, pertama, jangan lupa kemenangan itu lebih banyak berkaitan dengan apa yang ada di dalam diri calon.
 
“Jangan tertipu oleh pandangan bahwa hal-hal yang ada di luar dirinya yang menentukan kemenangan. Kenali dulu diri sendiri, sehingga bisa melihat ke luar jauh lebih ringan dan lebih tepat,” katanya.
 
Selanjutnya, tidak semua yang ada di masyarakat dibayangkan dengan hal-hal yang rumit dan berat.
 
“Kenapa menjadi rumit dan berat ? jangan-jangan pikirannya yang rumit dan berat. Tapi kalau pikiran batinnya rilek, santai, bisa melihat lebih enak,” katanya.
 
Ia berpesan, kenali diri sendiri, temukan kekuatan dalam diri, jadikan sebagai energi batin dan pikiran, sehingga bisa memandu perjalanan proses pencalonannya.
 
Pewarta : deha

Diberdayakan oleh Blogger.