Peserta Penjaringan Perangkat Desa Kendayakan Keluhkan Panitia Diduga Tidak Transparan



SLAWI (KN),- Penjaringan perangkat desa di Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, beberapa hari yang lalu menimbulkan ketidakpuasan dari peserta penjaringan.

 

Pasalnya, panitia yang mestinya berlaku adil justru dianggap melakukan manuver sehingga merugikan tiga peserta dari empat peserta yang lolos seleksi.




Salah seorang kandidat, Muhalim, ketika ditemui di rumahnya, Selasa (13/4/2021) mengungkapkan, ada kejanggalan yang dilakukan oleh panitia dalam memberikan penilaian pada sesi jawaban uraian.

 

Menurut Muhalim, mestinya panitia adil dalam memberikan nilai kepada peserta, misalnya jawaban peserta ada yang salah ya sudah semestinya diberikan nilai nol jangan diberi nilai setengah.

 

"Mestinya kalau jawaban kami dianggap salah ya diberi nilai nol jangan diberi nilai setengah maksudnya apa?. Kami yakin jika jawaban kami yang dianggap salah kemudian diberi nilai nol, panitia pasti akan kesulitan meloloskan kami masuk tahap berikutnya," ungkapnya

 

Sementara itu, Camat Warureja, melalui Sekretaris Camat, Aris, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, polemik tersebut memang ranah panitia di tingkat desa.

 

Terhadap pengaduan dari warga masyarakat, ia sudah mengirimkan surat undangan ke beberapa pihak terkait untuk memberikan klarifikasi termasuk dari Polisi Sektor dan Komando Rayon Militer wilayah Warureja.

 

"Terkait adanya aduan tersebut, segera hari ini akan kami undang semua pihak yang terkait untuk memberikan klarifikasi persoalan tersebut," katanya.

 

Mengenai jawaban soal uraian mungkin panitia bisa menjelaskan bekerja sama dengan pihak mana karena jawaban multi tafsir  butuh jawaban pastinya dari ahli bahasa barangkali.

 

Hingga berita ini ditayangkan, Kades Kendayakan maupun Munaseh selaku ketua panitia belum bisa ditemui, dikontak via telepon selulernya nomornya tidak bisa dihubungi.

 

Informasi yang berhasil dihimpun,  kepala desa sudah seminggu tidak pulang semenjak adanya pemilihan perangkat desa.

 

Pewarta : sR

Editor : deha


Diberdayakan oleh Blogger.