Kementerian PPPA RI Dirikan Lembaga Layanan Konsultasi Keluarga



KUNINGAN (KN),- Bupati Kuningan, Acep Purnama, berharap perempuan maju, maka Indonesia Jaya, semoga perempuan di Kabupaten Kuningan semakin berdaya, berkualitas dan terus berperan aktif dalam pembangunan.

 

Hal itu dikatakan ketika launching Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Masagi di Sekretariat Puspaga d/a Kantor LKKS Kabupaten Kuningan, bertepatan dengan Hari Perempuan se-Dunia, Senin (8/3/2021).

 

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, melalui Dinas DPPKBP3A Kabupaten Kuningan mendirikan Lembaga Layanan Konsultasi Keluarga yang bernama Puspaga Masagi.

 

Program ini bertujuan untuk menjembatani program pemerintah dengan aspirasi masyarakat dan keluarga. mensinergikan program kegiatan yang saling melengkapi,” kata Acep.

 

Puspaga Masagi dapat memfasilitasi semua permasalahan keluarga di Kabupaten Kuningan dan memberikan pelayanan yang maksimal tanpa membeda-bedakan latar belakang seseorang.

 

“Diharapkan lebih peka menangkap setiap persoalan yang terjadi di masyarakat dan bersikap antisipatif, sehingga SDM akan dapat lebih maju dan beradab,” katanya.

 

Acep berpesan kepada aparatur pemerintah dan lembaga masyarakat menjadi pilar terdepan dalam membantu setiap keluarga agar mampu menjalankan tugas dan fungsi serta tanggung jawab dalam melindungi hak-hak anggotanya.

 

Khususnya untuk perempuan dan anak dengan memberi pemahaman mengasuh dan melindungi anak dengan baik sesuai dengan tuntunan agama dan norma yang berlaku dalam masyarakat.

 

“Peran keluarga sangat penting terutama orang tua untuk memberikan edukasi dan bimbingan yang baik sebagai bekal dan pondasi dasar anak untuk menjalani kehidupan,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Puspaga Kabupaten Kuningan, Ika Purnama, mengatakan, Puspaga untuk meningkatkan kehidupan dan ketahanan keluarga yang berfungsi sebagai layanan satu pintu berbasis hak anak.

 

Selain itu pula, sebagai tempat pembelajaran memberikan layanan secara gratis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan menuju keluarga sejahtera oleh tenaga profesional.

 

“Layanan tersebut melalui bimbingan konseling, untuk meningkatan kapasitas orang tua serta keluarga yang bertanggung jawab terhadap anak dalam mengasuh dan melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, perlakukan salah, dan penelantaran,“ ucapnya.

 

deha


Diberdayakan oleh Blogger.