Presiden RI Beri Amanat Saat Launching 2500 Jembatan Perintis Garuda dan 3000 Titik Air Bersih di Wilayah Kodim 0615 Kuningan


KUNINGAN,- Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan amanat melalui zoom meeting saat Launching 2.500 Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih di Wilayah Kodim 0615/Kng, bertempat di Desa Cikubangsari, Kecamatan  Keramatmulya, Kabupaten Kuningan, Kamis (13/6/2026) pukul 10:00 WIB hingga selesai. 

Dalam keterangan tertulisnya, Humas Kodim 0615 Kuningan, menyebutkan, di lokasi kegiatan yang bertema Negara Hadir untuk Rakyat bersama Presiden Prabowo Subianto, dihadiri Wabup Kuningan, Tuti Andriani dan Kadis PUTR Putu Bagiasna.

Kemudian, Dandim 0615/Kng diwakili Danramil 1501/Kng Kapten Czi Arnan, Kapolres diwakili Kapolsek Kramatmulya Iptu Wahyu, Camat Kramatmulya Neneng, 
Kepala Desa Cikubangsari Yana, Kepala Desa Widarasari Farhan,  perangkat Desa Widarasari dan Cikubangsari serta tokoh masyarakat Desa Cikubangsari dan Widarasari. 

Dalam amanatnya, Presiden RI Prabowo Subianto, mengatakan, merasa bangga kepada seluruh anggota TNI dan POLRI atas semua program yang saat ini sudah dicapai dengan baik, ini semua untuk kepentingan rakyat Indonesia. 

"Dulu anak-anak harus memutar berjam-jam, hasil tani susah dibawa ke pasar dan akses ke puskesmas jadi terhambat. Dengan adanya Jembatan Perintis Garuda maka waktu tempuh dipotong, biaya logistik turun dan roda ekonomi di akan berputar lebih cepat," kata Presiden Prabowo. 

Lebih lanjut dikatakan, begitu juga dengan air bersih. Air adalah hak dasar, tidak ada anak yang bisa belajar dengan baik kalau di rumah tidak ada air bersih, tidak ada ibu yang tenang kalau setiap hari harus jalan jauh untuk menimba air.

Presiden Prabowo menegaskan, pembangunan 2.500 Jembatan Perintis/Jembatan Gantung merupakan langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.

Selain pembangunan jembatan, pemerintah juga melaksanakan program penyediaan 3.000 titik air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Penyediaan air bersih merupakan bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih.

"Saya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, khususnya TNI, pemerintah daerah, para pekerja serta masyarakat yang telah bergotong royong mendukung pembangunan di berbagai daerah," katanya. 

Presiden Prabowo menekankan, bahwa pembangunan harus memberikan manfaat yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh rakyat. Jembatan harus membuka akses dan menghubungkan masyarakat, sedangkan penyediaan air bersih harus memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan dasar yang layak.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan agar dapat digunakan dalam jangka panjang serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

"Pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat, sehingga tidak ada masyarakat yang tertinggal karena keterbatasan akses dan infrastruktur," pungkasnya. 

Selain Presiden Prabowo, pemaparan dari Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dilakukan melalui zoom meeting. Begitu juga pemaparan dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. 

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda dan penyediaan air bersih merupakan program nasional yang diinisiasi pemerintah untuk membuka konektivitas antar wilayah yang terisolasi, memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi warga serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air minum dan sanitasi yang layak guna meningkatkan kesejahteraan di berbagai daerah. 

Pewarta: deha/rls.
Diberdayakan oleh Blogger.