Komisi II DPRD Kuningan Sebut Jumlah Pegawai PAM Tirta Kamuning Overload
KUNINGAN (KN),- Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan, Jajang Jana, menyebutkan, jumlah pegawai Perusahaan Air Minum Tirta Kamuning (BUMD) saat ini overload sehingga Biaya Operasional Perusahaan (BOP) membengkak berkisar Rp60 milyar.
"Hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) kami dengan manajemen PAM Tirta Kamuning kami mengusulkan agar jumlah pegawai dibatasi," kata Jajang, kepada sejumlah awak media di Press Room DPRD Kuningan, Rabu (8/4/2026).
Disebutkan, jumlah prgawai sekarang 300 orang dengan rasio 300 dibagi 5 dikalikan 1000 maka yang harus melayani 60.000 prlanggan, sedangkan jumlah pelanggan (SR) saat ini 55.784.
"Kami menyarankan BOP PAM Tirta Kamuning bisa efesiensi hingga Rp21 milyar dan jangan lagi menambah pegawai," katanya.
Selain itu pula, dalam RDP tersebut PAM Tirta Kamuning sudah menyanggupi penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026 Rp4 milyar dari PAD yang disetorkan ke kas daerah pada 2025 sekitar Rp2,5 miliar.
"Bukan hanya tata kelola keuangan, kami pun menyoroti izin yang dianggap ilegal," katanya.
Pewarta: deha.








Post a Comment