Anggaran Revitalisasi RSUD 45 Kuningan Bantuan Hibah Luar Negeri
KUNINGAN (KN),- Rencana revitalisasi bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) 45 Kabupaten Kuningan menjadi empat lantai kemungkinan besar dibiayai bantuan hibah dari luar negeri.
"Proposal sudah kami masukkan dari tahun kemarin ke Bappenas karena Kementerian Kesehatan itu programnya lain untuk luar Jawa," kata Direktur RSUD 45, Deki Saifullah, kepada kamangkaranews.com, Sabtu (9/5/2026).
Berkas proposal sudah masuk dan sudah teregistrasi di Bapenas, kemudian Kementerian Keuangan dan setelah itu anggaran turun lewat Kementerian Kesehatan yang sifatnya luncuran.
Lebih lanjut dikatakan, ia sudah komunikasi dengan teman-teman di pusat mendorong beberapa anggota DPR RI Dapil Kuningan dan mereka support terhadap revitalisasi bangunan RSUD 45.
"Mudah-mudahan bisa tahun ini atau kemungkinan tahun 2027 karena waktunya juga sudah mepet dan pembangunannya multiyear hingga 2030, jadi kalau satu tahun satu lantai maka dalam jangka waktu tiga tahun bisa empat lantai," katanya.
Kemarin ia sudah menyampaikan presentasi, anggaran biaya revitalisasi bangunan RSUD 45 tidak memungkinkan dari APBN murni tetapi harus dari bantuan hibah luar negeri, seperti negara-negara di Eropa maupun Asia.
"Kita juga lagi nunggu nih, mudah-mudahan Mei ini bisa terwujud dan informasi dari teman dana hibah itu sudah masuk ke beberapa kementerian," katanya.
Sebagai informasi tambahan, saat ini RSUD 45 sudah memiliki perlengkapan medis berupa CT-Scan yang terbaru dari Kementerian Kesehatan.
"Alatnya sudah terpasang sudah bisa operasional tinggal menunggu hasil kredensial dari BPJS Kesehatan bahwa kita sudah punya CT-Scan untuk melayani pasien BPJS dan jika sudah clear nanti akan diresmikan serta diinformasikan ke publik," katanya.
Pewarta: deha.


Post a Comment