Kamis Besok, Pemkab Kuningan Bayar Ganti Rugi Lahan Warga Kawungsari



KUNINGAN,- Bupati Kuningan, Acep Purnama, mengatakan, Kamis besok akan memberikan ganti rugi kepada warga Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, yang tanahnya dijadikan area pembangunan Waduk Cileuweung.

 

Hal itu dikatakan di sela-sela Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuningan, Yudi Nugraha, di aula setempat, Selasa (2/2/2021).

 

“Rencananya hari Kamis kami akan memulai pembayaran kepada 282 orang warga dari 376 yang akan menerima ganti rugi, sisanya 94 harus segera diperbaiki administrasi kependudukannya,” katanya.

 

Dijelaskan, 94 warga yang masih tertunda pembayaran ganti rugi tersebut karena ada kesalahan administratif identitasnya sesuai nama yang tercantum di KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang salah.

 

Pembayaran itu akan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN/ATR) dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dengan total hampir Rp240 M.

 

Penangguhan pembayaran kepada 94 warga ini akan menimbulkan keresahan dan terganggunya kondusifitas Kabupaten Kuningan, sehingga harus segera diselesaikan.

 

“Oleh karena itu Kadis Dukcapil harus bisa menjelaskan karena nama atau nomor NIK beda satu huruf atau satu angka saja akan menjadi masalah dan pembayaran bisa tertunda,” katanya.


Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh pejabat pemerintah mulai kepala bidang sampai kepala dinas untuk melakukan monitoring ke desa-desa terkait persoalan yang dihadapi masyarakat.

 

“Insya Allah program ini akan dilaksanakan secepatnya setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu,” katanya.

 

Ia meminta kepada para kepala SKPD untuk menugaskan masing-masing kepala bidang sesuai tugasnya, misalnya soal jalan, tugas itu diberikan kepada Kepala Bidang Jalan PUTR.

 

“Jadi Pak Ridwan tolong kabidnya ditugaskan untuk monitoring ke desa-desa melihat langsung kondisi sarana infrastruktur jalan dan jembatan,” katanya.

 

Begitu pula persoalan sosial dan ekonomi karena ini penting untuk mengetahui sampai sejauh mana kriteria kemiskinan yang katanya Kabupaten Kuningan menempati urutan pertama Kabupaten Termiskin di Jawa Barat.

 

deha


Diberdayakan oleh Blogger.