Kendati Dikritisi Legislatif, BPJS Kesehatan Naik 100 Persen

JAKARTA (KN),- Kendati dikritisi Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo yang menyebut BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Perta...



JAKARTA (KN),- Kendati dikritisi Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo yang menyebut BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) rawan terjadi korupsi dan penyelewengan, Pemerintah tetap memuluskan BPJS Kesehatan.

Bahkan mulai bulan 1 September 2019, Pemerintah yang akan segera mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang mencapai 100%.

Meskipun Ketua DPR RI meminta agar Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Direksi BPJS Kesehatan untuk mempertimbangkan hasil rapat gabungan antara Komisi IX DPR RI dan Komisi XI DPR RI dengan Pemerintah, rupanya tak bergeming.

“Kami meminta kenaikan iuran tersebut harus mempertimbangkan kemampuan keuangan dari masyarakat,” kata Bambang dalam siaran persnya, Jumat (30/8/2019).
         
Menurutnya, BPJS Kesehatan harus memperbaiki data kepesertaan dan pelayanan peserta BPJS Kesehatan serta memperbaiki kerjasama BPJS Kesehatan dengan rumah sakit agar dapat meningkatkan pelayanan kepada peserta BPJS.

Meminta Kemenkeu mempertimbangkan kenaikkan nilai iuran peserta BPJS Kesehatan tersebut, mengingat akan semakin banyak peserta yang menunggak pembayaran iuran.

“Dikhawatirkan masyarakat akan memilih menggunakan perusahaan asuransi swasta dikarenakan perbedaan tarif yang semakin kecil,” katanya.

Penyesuaian tarif iuran diusulkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati,  mencapai Rp 160.000 per bulan per jiwa untuk kelas 1 peserta umum atau non PBI. Jumlah kenaikannya mencapai dua kali lipat dari sebelumnya sebesar Rp 80.000.

Sedangkan kelas 3, baik Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan non PBI diusulkan menjadi Rp 42.000 per bulan per jiwa atau naik dua kali lipat untuk peserta PBI yang sebelumnya Rp 23.000 dan non PBI sebesar Rp 25.500.

Awalnya rencana kenaikan tarif ini akan diterapkan pada awal 2020. Namun Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyebut kenaikan tarif berlaku 1 September 2019.

deha--.


Nama

BERITA,1439,FEATURE,259,HEADLINE,1749,MISTERI,10,OPINI,23,PROFILE,15,RAGAM,6,
ltr
item
kamangkaranews: Kendati Dikritisi Legislatif, BPJS Kesehatan Naik 100 Persen
Kendati Dikritisi Legislatif, BPJS Kesehatan Naik 100 Persen
https://1.bp.blogspot.com/-wa8NR0TPZrw/XWjp9g5HBtI/AAAAAAAACwQ/yFxtz4YeOxwij2Hjo98olXz2tb6rK4aJACLcBGAs/s400/Logo_BPJS_Kesehatan.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-wa8NR0TPZrw/XWjp9g5HBtI/AAAAAAAACwQ/yFxtz4YeOxwij2Hjo98olXz2tb6rK4aJACLcBGAs/s72-c/Logo_BPJS_Kesehatan.jpg
kamangkaranews
https://www.kamangkaranews.com/2019/08/kendati-dikritisi-legislatif-bpjs.html
https://www.kamangkaranews.com/
https://www.kamangkaranews.com/
https://www.kamangkaranews.com/2019/08/kendati-dikritisi-legislatif-bpjs.html
true
2411474526934600298
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content