Malam Kedua Lebaran Rumah Sunimah Kebakaran, Kerugian Capai Ratusan Juta


KUNiNGAN,- Di malam kedua lebaran, Minggu (22/3/2026) rumah milik Sunimah (75) warga RT.15 RW.04 Dusun Wage Desa Bayuning, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, kebakaran.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran, Andri Arga Kusumah, dalam keterangannya menyebutkan, penyebab kebakaran rumah yang dihuni tiga orang perempuan dan dua laki-laki dengan luas 6m x 12 m berasal dari kompor atau tungku yang lupa dimatikan saat memasak lontong untuk lebaran," sebutnya.

Akibat kebakaran itu pemilik rumah menderita kerugian hingga Rp128.250.000, terdiri dari bangunan rumah permanen dengan luas 72 m x Rp1.500.000 = Rp108.000.000, gabah kering 350 kg x @ Rp7000,= Rp2.450.000, 1 unit TV Rp2.000.000, 1 unit kulkas Rp4.000.000, 1 unit mesin cuci Rp1.800.000, perabotan rumah tangga ± Rp10.000.000, beserta dokumen berharga seperti KK, KTP dan Ijasah.

Menurut keterangan Kadis Wage, Danu, sekira pukul 12 malam anak korban sedang memasak lontong untuk lebaran kemudian ketiduran. Kemudian pukul 01:20 WIB ia terbangun dan melihat api sudah besar di atap rumah.

"Karena panik anak korban membangunkan ibunya dan saudaranya untuk keluar rumah," katanya.

Karena api semakin membesar, kemudian warga setempat yang berada dekat dengan lokasi kebakaran, Nyai, menelpon UPT Pemadam Kebakaran Sat Pol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan pemadaman.

Pukul.01:40 WIB 10 anggota piket regu III menuju lokasi menggunakan 2 randis pancar dan 1 randis RR dalam waktu ± satu jam, selesai pemadaman pukul 02:45 WIB dibantu oleh anggota polisi, aparat desa dan warga sekitar.

"Jarak TKP cukup jauh dari jalan sehingga randis tidak bisa lebih dekat dengan lokasi kebakaran dan padat dengan rumah warga sehingga dikhawatirkan api menjalar ke rumah yang lain," katanya.

Saat dikonfirmasi kamangkaranews.com dari telepon selulernya, ia mengatakan, setiap warga masyarakat agar mewaspadai setiap potensi terjadinya kebakaran, yang diakibatkan dari tungku/gas, listrik, pembakaran sampah dan mudah terbakar dan lainnya. 

Masyarakat agar selalu memeriksa dan membersihkan selang gas dan regulator, menghindari penggunaan colokan yang menumpuk, gunakan kabel listrik yang standar dan lampu listrik yang ber-SNI, untuk menghindari terjadinya konsleting listrik.

Sebagai antisipasi awal, pemerintahan desa atau perusahaan setempat wajib membuat proteksi kebakaran di lingkungan pemukiman, seperti APAR, tandon air dan lain-lain. 

"Apabila terjadi kebakaran, segera laporkan ke Kantor UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan telepon (0232) 871113 dan 081322698881. Layanan gratis tidak dipungut biaya," pungkasnya. 

Pewarta: deha. 


Diberdayakan oleh Blogger.