Kebakaran Kandang Ayam Broiler, 11.000 DOC Hanya 300 Bisa Diselamatkan
KUNINGAN,- Dari 11.000 anak ayam broiler (doc), hanya 300 ekor yang bisa diselamatkan dari kobaran api kebakaran kandang di Blok Mantaja, Desa Sangkanmulya, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, milik Usman Nur Hidayat
warga RT.06 RW.02 Desa Karangmuncang, Kecamatan Cigandamekar, Sabtu (11/7/2026) dini hari.
"Sebanyak 10.700 anak ayam broiler hangus terbakar dalam kandang yang diduga berasal dari mesin penghangat kandang," sebut Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (UPT Damkar), Andri Arga Kusumah, Sabtu (11/7/2026).
Pemilik kandang ayam mengalami kerugian ±Rp479.000.000 dengan rincian bangunan 50 m x 8 m x 2 lantai = 800 m² x Rp500.000 = Rp400.000.000, ayam doc ±10.700 x @ Rp5000 = Rp53.500.000, pakan ayam ±1000 kg x @ Rp 9500 = Rp9.500.000 dan tempat pakan serta nipel ± 200 x @ Rp80.000 = Rp 16.000.000.
Menurut keterangan pemilik kandang, dua hari yang lalu kandangnya diisi anak ayam (doc), sedangkan kebakaran pertama kali diketahui sekira pukul 01:00 oleh dua orang karyawannya yang menjaga kandang.
Karyawannya dibantu warga sekitar mencoba memadamkan api dengan air namun karena angin yang cukup kencang kebakaran semakin besar.
Kasipem Desa Japara, Apang, yang mendapat laporan dari warga kemudian datang ke lokasi. Karena kebakaran yang cukup besar dan takut menjalar ke kandang ayam di sebèlahnya, akhirnya ia menghubungi call center UPT. Damkar Satpol PP untuk meminta bantuan memadamkan api.
Sembilan anggota piket regu tiga dipimipin Kepala UPT Damkar menggunakan dua unit randis pancar dalam waktu ±2,5 jam melakukan pemadaman dan pendinginan serta mengumpulkan bahan keterangan dan menanyakan saksi-saksi di lokasi.
"Kebakaran yang menimbulkan kepanikan dan trauma bagi pemilik kandang dan warga sekitar TKP, proses pemadaman dibantu anggota Polsek Cilimus, Koramil Cilimus, aparat desa dan warga sekitar. Sedangkan anak ayam (doc) yang berhasil diselamatkan ±300 ekor," kata Andri.
Pemadaman kebakaran terkendala karena sumber air yang jauh sehingga anggota memerlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan pemadaman api yang cukup besar serta angin yang kencang sehingga anggota harus hati-hati melakukan pemadaman.
Ia berharap, setiap warga masyarakat agar mewaspadai setiap potensi terjadinya kebakaran yang diakibatkan dari tungku, gas, listrik dan pembakaran sampah.
Masyarakat selalu memeriksa dan membersihkan selang gas serta regulator, menghindari penggunaan colokan yang menumpuk, gunakan kabel listrik yang standar dan lampu listrik yang ber-SNI, untuk menghindari terjadinya konsleting listrik.
Sebagai antisipasi awal, agar pemerintahan desa/perusahaan wajib membuat proteksi kebakaran di lingkungan pemukiman, seperti APAR, tandon air dan lainnya.
"Jika terjadi kebakaran, segera laporkan ke Kantor UPT Damkar Satpol PP Kabupaten.Kuningan telepon (0232) 871113 maupun 081322698881, layanan gratis /tidak dipungut biaya," katanya.
Pewarta: deha.


Post a Comment