Henny Rosdiana Pimpin DPD LBI Kabupaten Kuningan
![]() |
| Henny Rosdiana (kiri) bersama Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, sebelum acara pengukuhan dan pelantikan Laskar Benteng Indonesia. |
KUNINGAN,- Henny Rosdiana dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Laskar Benteng Indonesia (DPD LBI) Kabupaten Kuningan masa bakti 2025-2030 oleh DPP LBI di Saung Me'wah (Mepet Sawah) jalan Bojong Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Minggu (28/12/2025).
"Pengukuhan tersebut terdiri ketua, sekretaris dan bendahara DPD LBI Kabupaten Kuningan, kemudian saya melantik Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) LBI yang sementara baru terbentuk 17," kata Henny,, kepada kamangkaranews.com.
Lebih lanjut ia menjelaskan, LBI merupakan Perisai Indonesia, sebagai organisasi kontrol sosial dan senantiasa ikut aktif dalam program pembangunan serta menyerap aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah.
Kalau di Kabupaten Kuningan tentunya aspirasi itu kepada Pemda Kuningan dalam upaya menjalin sinergitas, kolaborasi dan koordinasi terhadap program pembangunan sesuai visi misi Kuningan Melesat.
"Kami LBI Kabupaten Kuningan bekerja untuk masyarakat sebagai organisasi kontrol sosial dan siap mendukung program pembangunan sesuai visi misi Kuningan Melesat," katanya.
Ditanya apakah akan terjadi duplikasi organisasi, Henny yang juga Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) menepis pendapat tersebut.
Menurutnya, APDESI adalah organisasi profesi, sedangkan LBI organisasi kemasyarakatan (ormas) sehingga mempunyai pola kerja dan karakteristik masing-masing.
Terkait banyaknya kepala desa yang masuk menjadi pengurus LBI, ia menjelaskan, hal itu hak individu, mau masuk atau tidak menjadi pengurus LBI tergantung keinginan masing-masing.
"Saya tegaskan itu hak individu setiap kepala desa," ujarnya.
Di akhir perbincangan, ia merencanakan akan mengundang seluruh camat, danramil dan kapolsek karena kehadiran DPK LBI di tiap kecamatan harus bersinergi, berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Forkopimcam.
Pewarta: deha.





Post a Comment