LSP Uniku Kembali Gelar Uji Kompetensi di FEB Skema Digital Marketing


KUNINGAN,- Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Kuningan (LSP Uniku) kembali menyelenggarakan kegiatan uji kompetensi selama dua hari diikuti oleh 70 mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di aula setempat, Selasa (4/8/2026). 

"Alhamdulillah, sekarang ada 70 mahasiswa dan mahasiswi FEB Uniku yang akan mengikuti kegiatan ujikom terlebih dahulu oleh Fakultas Hukum (FH), kemudian, hari FEB dengan skema Digital Marketing," kata Ketua LSP Uniku, Fahmi Yusuf, sebagaimana dalam keterangan tertulisnya. 

Fahmi yang juga menjabat sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Uniku, menjelaskan, peserta ujikom di FEB diikuti 11 orang dari Program Studi (Prodi) Bisnis Digital (BD) dan 59 orang dari Prodi Manajemen. 

Diselenggarakannya kegiatan ujikom diharapkan lulusan Uniku yang sudah berkualitas itu, dibekali juga dengan sertifikasi profesional yang diakui oleh negara.

"Selain berkuliatas, lulusan kita juga dibekali dengan sertifikasi profesional yang diakui oleh negara. Makanya, LSP terus mendorong ke setiap fakultas agar para mahasiswa dan mahasiswi Uniku untuk mengikuti kegiatan ujikom yang dilaksanakan oleh LSP," harapnya.

Sementara itu, Rektor Uniku, Anna Fitri Hindriana, yang hadir melakukan monitoring bersama dengan Wakil Rektor II dan IV, Dekan FEB, Wakil Dekan I dan II FEB, Kepala BAKKUP dan BAAK, menyampaikan, bahwa ujikom yang dilaksanakan ini memiliki peran penting sebagai bentuk pengakuan kompetensi mahasiswa maupun mahasiswi secara resmi.

"Uji Kompetensi ini dirasa sangat penting karena menjadi bukti pengakuan kompetensi yang diakui oleh negara melalui BNSP. Sertifikat ini juga dapat memberikan nilai tambah saat memasuki dunia kerja,”katanya.

Diterangkan, dengan adanya sertifikasi tersebut mahasiswa tidak hanya mengandalkan ijazah akademik, tetapi juga memiliki bukti kesiapan keterampilan dan profesionalitas.

"Untuk itu, pelaksanaan ujikom dirancang secara sistematis dengan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) LSP yang telah terlisensi BNSP,”terangnya.

Mantan Wakil Rektor I Uniku dua periode itu, menambahkan, dalam pelaksanaan ujikom ini, juga menugaskan asesor yang kompeten dan tersertifikasi, melakukan briefing pra-asesmen serta melakukan monitoring selama kegiatan berlangsung.

"Dengan harapan agar seluruh tahapan ujikom ini berjalan sesuai standar, tertib dan profesional,” pungkasnya penuh harap. (*). 
Diberdayakan oleh Blogger.