Regulasi Traditional Chinese Medicine Belum Diatur Spesifik

SURABAYA (KN),- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, menjelaskan, peraturan perundangan di Indonesia saat ini belum mengatur secara spesif...



SURABAYA (KN),- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, menjelaskan, peraturan perundangan di Indonesia saat ini belum mengatur secara spesifik mengenai praktik Traditional Chinese Medicine.

Statement itu terungkap dalam siaran persnya, saat membuka Musyawarah Nasional ke-1 Perkumpulan Kesehatan Tradisional Tiongkok Indonesia (PERKESTRATI) di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (1/9/2019).

mengatakan, dalam Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, pengobatan tradisional Tiongkok yang diakui baru sebatas tenaga kesehatan di bidang akupuntur yang masuk kelompok tenaga kerja kesehatan keterapian fisik.

Akibatnya, banyak mahasiswa Indonesia yang sudah lulus pendidikan sebagai tenaga medis dari ilmu kedokteran tradisional di Tiongkok, belum bisa mengaplikasikan ilmunya di Indonesia.

“Mereka malah menjadi tenaga medis di negara tetangga seperti Singapura, Australia, Belanda, maupun negara Eropa lainnya yang sudah mempunyai peraturan praktik Traditional Chinese Medicine dalam sistem kesehatan nasionalnya," jelas Bamsoet.

Jika para tenaga medis yang sudah lulus pendidkan S1 sampai S3 ini bisa praktek di Indonesia, mereka bisa membuat rumah sakit atau klinik kesehatan secara legal.

Sehingga turut membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Disisi lain, warga Indonesia yang ingin berobat juga tak perlu pergi jauh ke Singapura atau negara-negara lainnya.

Mengingat perkembangan dunia kedokteran Traditional Chinese Medicine yang sangat pesat, tak menutup kemungkinan adanya revisi Undang-undang Tenaga Kesehatan maupun pembuatan undang-undang baru yang menampung kebutuhan Traditional Chinese Medicine.

“Inilah salah satu tantangan yang harus dijawab dalam Musyawarah Nasional yang baru pertama kali dilakukan oleh PERKESTRATI untuk membantu merumuskan urgensi kebutuhan Traditional Chinese Medicine," tandas Bamsoet yang juga Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila. (*)


Nama

BERITA,1439,FEATURE,259,HEADLINE,1749,MISTERI,10,OPINI,23,PROFILE,15,RAGAM,6,
ltr
item
kamangkaranews: Regulasi Traditional Chinese Medicine Belum Diatur Spesifik
Regulasi Traditional Chinese Medicine Belum Diatur Spesifik
https://1.bp.blogspot.com/-S2Tbqdx5R1k/XWvUzlIsUMI/AAAAAAAACyE/9U8eRsNLMG8yb5RylePcRpm0xLv4FDF3gCLcBGAs/s640/WhatsApp%2BImage%2B2019-09-01%2Bat%2B18.58.52.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-S2Tbqdx5R1k/XWvUzlIsUMI/AAAAAAAACyE/9U8eRsNLMG8yb5RylePcRpm0xLv4FDF3gCLcBGAs/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2019-09-01%2Bat%2B18.58.52.jpeg
kamangkaranews
https://www.kamangkaranews.com/2019/09/regulasi-traditional-chinese-medicine.html
https://www.kamangkaranews.com/
https://www.kamangkaranews.com/
https://www.kamangkaranews.com/2019/09/regulasi-traditional-chinese-medicine.html
true
2411474526934600298
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content